Press Release: Internationalisation of Indonesian Language in Southeast Asia to be SEAQIL priority programme in 2021

trilogo

.

Press Release
Jakarta, 8 January 2021

Internationalisation of Indonesian Language in
Southeast Asia to be SEAQIL priority programme in 2021

SEAQIL put Indonesian Language for Foreign Learners (ILFL) as one of its key priority programmes in 2021 to support the Indonesian Government through the Ministry of Education and Culture to internationalise Indonesian language in Southeast Asia.

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) pledged its support to the Indonesian Government through the Ministry of Education and Culture (MoEC) to increase the role of Indonesian language worldwide. This was conveyed directly by SEAQIL Director, Dr. Luh Anik Mayani during the programme presentation on 7 January 2021 at SEAQIL’s Building.

“ILFL will surely be one of SEAQIL’s priority programmes in 2021,” said Luh Anik. Luh Anik then said that the priority programme on ILFL is in line with ASEAN Socio-Cultural Community Blueprint 2025. In the National Action Plan of Indonesia MoEC on Socio-Cultular Pillar, Luh Anik said, SEAQIL is listed as one of the institutions that is expected to succeed the implementation of ILFL programmes. Luh Anik added, “Besides SEAQIL, institution that is also expected to take an active role in the internationalisation of Indonesian language is Language Development and Cultivation Agency.” According to Luh Anik, in reference to the National Action Plan, the basis behind ILFL to be one of SEAQIL’s priority programmes will become stronger and very relevant.

In detail, Deputy Director for Programme, Ms Esra Nelvi M. Siagian explained that in 2021, SEAQIL will organize ILFL programmes including (1) Development of ILFL teacher’s competency standards; (2) Training on ILFL teaching methodology; (3) Development of Android-based ILFL learning materials; and (4) Development of video-based ILFL. He also revealed that training on ILFL teaching methodology is not only conducted in Indonesia, but SEAQIL will also open partnership opportunities with the Indonesian Embassy in Bangkok, Thailand and other Indonesian Embassies.

For additional information, SEAQIL’s ILFL programmes in 2021 is based on the results of the meta-analysis of SEAQIL Webinar Series on Language on ILFL held in 2020 and involved the participation of ILFL learning material authors, teachers/educators, learners, observers and researchers from 22 countries.

In conclusion, as part of Southeast Asian Ministry of Education Organisation, SEAQIL has a strategic role and function to promote Indonesian language as lingua franca in Southeast Asia through the competence improvement of ILFL teachers and learners. To succeed this attempt, Deputy Director for Administration, Dr Misbah Fikrianto will be proactive in opening and establishing opportunities for partnership with strategic institutions accommodating ILFL programmes. SEAQIL also intensively have communication and coordination with various parties to improve its institutional quality.

Contact:

M Masrur Ridwan (+62) 8587-5063-937
Division of Partnership and Public Relations
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Phone: (+62) 21 78884106
Email: info@qiteplanguage.org
Website: qitepinlanguage.org

Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage
Facebook: QITEPInLanguage
YouTube: SEAMEO QITEP in Language

.


.

Siaran Pers
Jakarta, 8 Januari 2021

Internasionalisasi bahasa Indonesia di kancah
Asia Tenggara menjadi program prioritas SEAQIL tahun 2021

SEAQIL menjadikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebagai salah satu program prioritas utama tahun 2021 sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kemendikbud dalam upaya internasionalisasi bahasa Indonesia di kancah Asia Tenggara.

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) kembali mencanangkan dukungan kepada pemerintah Indonesia melalui Kemendikbud dalam upaya meningkatkan peran bahasa Indonesia di kancah internasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani pada paparan program SEAQIL pada 7 Januari 2021 di Gedung SEAQIL.

“BIPA memang akan menjadi salah satu prioritas SEAQIL pada tahun 2021,” ungkap Luh Anik. Luh Anik kemudian menyampaikan bahwa program prioritas ke-BIPA-an tersebut bersesuaian dengan Cetak Biru Masyarakat Sosial Budaya ASEAN 2025 Pilar Sosial Budaya. Dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) Kemendikbud terkait pilar sosial budaya, kata Luh Anik, SEAQIL tercantum sebagai salah satu lembaga yang diharapkan dapat membantu pelaksanaan kegiatan BIPA. Luh Anik menambahkan, “Dalam Cetak Biru tersebut, selain SEAQIL, lembaga yang juga diharapkan berperan aktif dalam internasionalisasi bahasa Indonesia adalah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.” Menurut Luh Anik, dengan adanya RAN tersebut maka BIPA sebagai salah satu program prioritas SEAQIL menjadi lebih kuat dan sangat relevan.

Secara detail, Deputi Direktur Program, Ibu Esra Nelvi M. Siagian menjelaskan bahwa pada tahun 2021, SEAQIL akan meyelenggarakan program ke-BIPA-an yang mencakup (1) Pengembangan standar kompetensi guru BIPA; (2) Pelatihan metodologi pengajaran BIPA; (3) Penyusunan materi pembelajaran BIPA berbasis Android; dan (4) Pengembangan video pembelajaran BIPA. Beliau juga mengungkapkan bahwa pelatihan metodologi pengajaran BIPA tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi SEAQIL juga akan membuka kesempatan kerja sama dengan KBRI di Bangkok Thailand dan KBRI lainnya.

Sebagai informasi tambahan, program ke-BIPA-an SEAQIL pada tahun 2021 dilandasi hasil meta-analisis SEAQIL Webinar Series on Language tentang BIPA yang dilaksanakan pada tahun 2020 dan melibatkan partisipasi pengajar/pendidik, pemelajar, pengamat, peneliti, dan penulis bahan ajar BIPA dari 22 negara.

Simpulannya, sebagai Organisasi antar-Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara, SEAQIL mempunyai peran dan fungsi yang strategis untuk mempromosikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di Asia Tenggara melalui peningkatan kompetensi pengajar dan pemelajar BIPA. Dalam menyukseskan upaya ini, Deputi Direktur Administrasi, Dr. Misbah Fikrianto akan proaktif membuka dan menjalin kerja sama dengan institusi strategis yang mengakomodasi program ke-BIPA-an. SEAQIL juga secara intensif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas kelembagaan.

Narahubung:

Masrur Ridwan (+62) 8587-5063-937
Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Telepon: 021 78884106
Pos-el: info@qiteplanguage.org
Laman: qitepinlanguage.org

Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage
Facebook: qiteplanguage
YouTube: SEAMEO QITEP in Language

One Response to Press Release: Internationalisation of Indonesian Language in Southeast Asia to be SEAQIL priority programme in 2021

  1. ZULKARNAEN says:

    Good information..May God bless all of Us

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *