Siaran Pers: Sekretaris Jenderal Kemendikbud ajak sinergikan Klub Literasi Sekolah dengan Kampus

trilogo

.

Siaran Pers
Jakarta, 18 Februari 2021

Sekretaris Jenderal Kemendikbud ajak sinergikan
Klub Literasi Sekolah dengan Kampus Mengajar

1Sekretaris Jenderal Kemendibud, Prof. Ainun Na’im, Ph.D. (kiri atas); Direktur SEAQIl,  Dr. Luh Anik Mayani (kanan atas),  Plt. Kepala BKHM, Ir. Hendarman, M.Sc. Ph.D. (kiri bawah); Rektor UPI  (tengah bawah); dan DDA SEAQIL, Dr. Misbah Fikrianto, M.Si.dalam peluncuran KLS, Kamis [18/02]

 

Sekretaris Jenderal Kemendikbud (Prof. Ainun Naím, Ph.D.) ajak KLS sinergi dengan Kampus Mengajar dalam melibatkan mahasiswa untuk turut menjamin peningkatan kompetensi siswa selama pandemi Covid-19.

Dalam peluncuran KLS [18/02], Prof. Ainun Na’im, Ph.D. menegaskan bahwa KLS yang digagas oleh SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) selaras dengan strategi dan program Kemendikbud yang dikenal dengan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), di mana dalam konsep, strategi, dan program tersebut memerlukan sinergi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun mahasiswa.

Sejalan dengan Kampus Mengajar yang digagas Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, KLS dapat menjaga keberlangsungan kependidikan selama pandemi. Melalui peran aktif mahasiswa, KLS diharapkan juga dapat membantu para guru, orang tua, dan siswa untuk menjamin bahwa siswa tetap melaksanakan proses pembelajaran meskipun dalam masa pandemi. Hal ini dapat dilakukan dengan berkoordinasi mengenai kegiatan yang dilaksanakan, sehingga lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa.

Selain itu, Ainun Na’im menekankan perlunya rekognisi pengabdian mahasiswa dengan memberikan pemenuhan kurikulum secara efisien sesuai dengan konsep Kampus Merdeka yang digagas oleh Mendikbud. Hal ini penting karena mahasiswa terlibat mengalami proses pengembangan diri/kompetensi dalam menghadapi tantangan masa depan dengan membantu masyarakat.

Secara khusus, selain rekognisi yang menjadi dasar penting, Direktur SEAQIL, Luh Anik Mayani juga berharap, KLS yang mengangkat tema abstrak literasi dan kecakapan abad ke-21, terealisasi sebagai sebuah kegiatan konkret (berbasis karya). Dalam mendukung kebijakan MBKM sesuai dengan arahan Ainun Na‘im, SEAQIL akan senantiasa melibatkan berbagai pemangku kepentingan, yaitu sekolah, guru, siswa, mahasiswa, komunitas literasi, media massa, dan lain-lain.

Sebelum KLS resmi diluncurkan, SEAQIL telah melaksanakan serangkaian kegiatan, baik koordinasi maupun sosialisasi. Dalam kesempatan tersebut, Deputi Direktur Administrasi SEAQIL (Dr. Misbah Fikrianto) turut menyosialisasikan kebijakan MBKM yang menjadi dasar program KLS. Menurut Misbah Fikrianto, perguruan tinggi dituntut untuk dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal serta selalu relevan dengan perkembangan Revolusi Industri tahap 4, dengan 3 Literasi, yaitu: Literasi Data, Teknologi, dan Manusia. Misbah menambahkan bahwa hal ini lah yang mendorong SEAQIL untuk bersinergi dengan kebijakan Kemendikbud, khususnya kebijakan MBKM yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Narahubung:
Masrur Ridwan (+62) 8587-5063-937
Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Telepon: 021 78884106
Pos-el: ppr@qiteplanguage.org
Laman: qitepinlanguage.org

Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage
Facebook: qiteplanguage
YouTube: SEAMEO QITEP in Language

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *