SEAQIL Commits to Improve Quality of Human Recources

.

1SEAQIL Director, Dr Luh Anik Mayani, opens the discussion

Director of SEAQIL, Dr Luh Anik Mayani, shared her views on the ideal leader figure and mutualism between leaders and staff. A leader should have consistent characteristics, be good role model, and be able to give clear orders. Staff also have the right to confirm orders if they are not clear enough.

Luh Anik continued that there must be a sense of responsibility in working for the common good and the development of the centre.

2SEAQIL Deputy Director for Programme, Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed., during her presentation

In line with this view, SEAQIL Deputy Director for Programme, Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed., emphasised the importance of professionalism in work. The ideal relationship will be realised if communication is established from both parties. Esra added that good communication is the key to creating good relationships between leaders and staff. Therefore that not only has a positive impact on the institution, but also for users of SEAQIL products.

3SEAQIL Deputy Director for Administration, Dr Misbah Fikrianto,
emphasizes the importance to treat work as part of worship

Citing the proverb “you reap what you sow”, SEAQIL Deputy Director for Administration, Dr Misbah Fikrianto conveyed that we should intend to worship in order to get good results at work. Misbah continued, everyone must be able to get out of their comfort zone and dare to change.

On this occasion, each division is asked to reflect and communicate so that a more comfortable relationship will be created that will improve work performance. Thus, the staff interpersonal relationships can be tighter.


.

SEAQIL Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

.

1Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani saat membuka diskusi

Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani membagikan pandangannya mengenai sosok pemimpin ideal dan mutualisme antara pemimpin dan staf. Hendaknya, seorang pemimpin memiliki karakteristik konsisten, mampu memberikan contoh baik, dan mampu memberikan perintah dengan jelas. Staf juga memiliki hak untuk mengonfirmasi perintah apabila dirasa belum cukup jelas.

Meneruskan penjelasan sebelumnya, Luh Anik menekankan seyogyanya kita selalu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab mengingat apa yang dilakukan adalah untuk kebaikan bersama dan kemajuan lembaga.

2Deputi Direktur Program SEAQIL, Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed., saat melakukan pemaparan

Sejalan dengan pandangan tersebut, Deputi Direktur Program SEAQIL, Esra Nelvi M. Siagian, M.M., M.Ed., menegaskan pentingnya profesionalisme dalam bekerja. Hubungan ideal akan terwujud apabila komunikasi terjalin dari kedua belah pihak. Esra menambahkan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya hubungan yang baik antara pemimpin dan staf. Sehingga tidak hanya berdampak positif bagi lembaga, namun juga bagi pengguna produk SEAQIL.

3Deputi Direktur Administrasi SEAQIL, Dr. Misbah Fikrianto,
menekankan pentingnya niat bekerja sebagai bagian dari ibadah

Mengutip peribahasa “Apa yang kamu tuai itulah apa yang kamu tanam”, Deputi Direktur Administrasi SEAQIL, Dr. Misbah Fikrianto mengungkapkan dalam bekerja hendaknya niatkan untuk ibadah agar memperoleh kebaikan. Misbah melanjutkan, setiap orang harus mampu keluar dari zona nyaman dan berani berubah.

Pada kesempatan ini, setiap divisi kemudian diminta untuk berefleksi dan berkomunikasi sehingga tercipta hubungan yang lebih nyaman yang akan meningkatkan performa kerja. Dengan demikian, hubungan intrapersonal staf dapat lebih erat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *